LIPI KEMBANGKAN TEKNOLOGI PEMBIAKAN TURUNAN MINYAK
![]() Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan teknologi pembiakan turunan minyak kelapa sawit yang berguna sebagai campuran vaksin avian influenza (AI) atau flu burung. Turunan minyak sawit yang disebut Surfaktan ini berfungsi sebagai zat emulsi yang berguna mengantarkan vaksin hingga menembus berbagai sel dalam tubuh unggas, sehingga vaksin bekerja lebih efektif. Menurut Peneliti Pusat Kimia LIPI, Wuryaningsih di Jakarta, Jumat (8/9), komposisi Surfaktan dalam vaksin AI mencapai lima persen. Surfaktan selama ini digunakan dalam industri kosmetik dan tekstil. Surfaktan turunan dari minyak kelapa sawit, selain berfungsi sebagai emulsi yang baik, juga mudah terdegradasi oleh lingkungan. Dan dipastikan tidak berbahaya bagi lingkungan. Berbeda dengan Surfaktan berbasis petroleum yang sulit terdegradasi oleh lingkungan, sehingga tidak ramah lingkungan. Wuryaningsih menambahkan kebutuhan Surfaktan di Indonesia akan Aurfaktan di Indonesia sebesar 95 ribu ton per tahun. Sedangkan kapasitas produksi dalam negeri sekitar 55 ribu ton per tahun. Ini berarti masih ada kekurangan sekitar 44.500 ton per tahun. Kekurangan ini diimpor dari China.(DEN)
|
June 17, 2007
